Kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam Penanganan dan Pencegahan Kampung Bumi Dipasena Mulya

Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa susu dan telur

Stunting merupakan kondisi seorang anak yang tidak mendapatkan asupan gizi yang baik atau masalah kekurangan gizi kronik pada masa awal pertumbuhannya. Umumnya, anak stunting memang berperawakan lebih pendek dari tinggi badan normal untuk anak seusianya. Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh orang tua terhadap balita yang memiliki tanda-tanda stunting atau untuk mencegah stunting adalah sebagai berikut :

 

 

 

PEMBERIAN MAKANAN BAYI DAN ANAK (PMBA)
1. Pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI)
Energi ASI :~ Usia 0-6 bulan memberikan seluruh kebutuhan anak
~ Usia 6-12 bulan memberikan setengah kebutuhan anak
~ Usia 12-24 bulan memberikan sepertiga kebutuhan anak
Saat bayi berusia 6 bulan, ASI saja tidak lagi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan gizinya, oleh karena itu makanan lain harus diberikan bersama dengan ASI.
2. Cara memperkenalkan MP-ASI.
3. Variasi makanan untuk bayi dan anak usia 6-24 bulan.
4. Kebersihan.
5. Tanda balita lapar atau kenyang.
6. Anak susah makan.
7. Mencoba makanan baru.

Selasa,29 Desember 2020 bertempat di Aula Rapat Kampung Bumi Dipasena Mulya Pemerintah Kampung bersama BPK Kampung Bumi Dipasena Mulya Membagikan Pemberian Makanan Tambahan ( PMT ) kepada 18 Balita berupa Susu dan Telur . Pembagian PMT ini sesuai dengan APBKamp 2020 yang sudah direncanakan oleh Pemerintah Kampung dalam rangka Penanganan dan Pencegahan Stunting.  Pemberian PMT ini diberikan langsung oleh Bpk Nursit,S.H selaku PJ Kepala Kampung Bumi Dipasena Mulya . Dalam Sambutannya PJ Kepala Kampung Nursit,S.H menyampaikan semoga dengan Kegiatan Pemberian PMT ini diharapakan dapat menurunkan jumlah stunting yang ada di Kampung Bumi Dipasena mulya.

Penyerahan PMT Oleh Ketua BPK BD Mulya
Penyerahan PMT secara simbolis Oleh PJ Kepala Kampung

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan