Rembuk Stunting Kampung Bumi Dipasena Mulya Tahun 2021

Kegiatan Rembuk Stunting Kampung Bumi Dipasena Mulya
Kegiatan Rembuk Stunting Kampung Bumi Dipasena Mulya

Bertempat di Aula Rapat Kampung Bumi Dipasena Mulya telah berlangsung penyelenggaraan Rembuk Stunting Tingkat Kampung, Kamis 18 November 2021.

Acara ini dihadiri oleh Camat Rawajitu Timur Bpk. Amad M.Pd, Aparatur Kampung,Ketua BPK,PD,PLD,Kader Pembangunan Manusia (KPM),Kader Kesehatan,PKK dan Babinkamtibmas BD Mulya.Dalam sambutan Pj Kepala Kampung Bumi Dipasena Mulya yang di wakilkan oleh Bapak Donny Hermawan Selaku Sekretaris Kampung, menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Narasumber dan Undangan yang sudah menyempatkan hadir dalam kegiatan Rembuk Stunting ini.

“Saya mengucapkan banyak banyak terima kasih, kepada Narasumber dan undangan yang sudah menyempatkan hadir dalam acara Rembuk Stunting ini, penting dilaksanakan karena penanganan Stunting ini merupakan program nasional yang wajib dilaksanakan demi tercapainya penanganan stunting secara maksimal khususnya di Kampung Bumi Dipasena Mulya.” Jelas Donny Hermawan.

Lanjut Sekretaris Kampung Bumi Dipasena Mulya mengingatkan “Selain penganan Stunting yang tidak kalah penting saat ini, mari bersama sama tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku mengingat kita masih dalam pandemi covid-19, serta ikut serta dalam program vaksinasi sebagai ikhtiyar bersama dalam pemutus penyebaran virus corona.”

Perlu diketahui bersama, Rembuk stunting ini berfungsi sebagai forum musyawarah antara kader kesehatan, PAUD, masyarakat Desa dengan pemerintah Kampung dan BPK untuk membahas pencegahan dan penanganan masalah kesehatan di Kampung khususnya stunting dengan mendayagunakan sumber daya pembangunan yang ada di Kampung.

Adapun kegiatan utama dalam rembuk stunting di Kampung, meliputi:

  • pembahasan usulan program/kegiatan intervensi gizi spesifik dan sensitif yang disusun dalam diskusi kelompok terarah; dan
  • pembahasan dan penyepakatan prioritas usulan program/kegiatan intervensi gizi spesifik dan sensitif. Kesepakatan hasil rembuk stunting di Desa dituangkan dalam Berita Acara yang ditandatangani oleh perwakilan peserta rembug stunting, dan pemerintah Desa.
Pemaparan dari Pihak Puskesmas Rawajitu Timur
Pemaparan dari Pihak Puskesmas Rawajitu Timur

 

Pemanfaatan Dana Desa untuk penanganan stunting dapat dimulai dari pemetaan sasaran secara partisipatif terhadap warga desa yang terindikasi perlu mendapat perhatian dalam penanganan stunting oleh kader pemberdayaan di Kampung. Selanjutnya lewat Rembuk Stunting , seluruh pemangku kepentingan di desa merumuskan langkah yang diperlukan dalam upaya penanganan stunting termasuk bekerja sama dengan dinas layanan terkait.

Pelaksanaan Rembuk Stunting ini akan menghasilkan sebuah data nantinya yang akan digunakan dalam Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2022. Kegiatan Rembug Stunting ini, pelaksanaan kegiatannya dibebankan pada Dana Desa APBKamp Tahun 2021.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan